Back to Home

Owner Profile

Irawan Gepy Kristianto

Hidup saya berubah ketika merubah mindset 'kenapa ini terjadi' menjadi 'apa yang harus diambil dari kejadian ini'

Gelar Sarjana Teknik membawa Gepy ke Jakarta untuk bekerja didunia konstruksi. Tapi justru dari sinilah semua petualangan Gepy dimulai. Bertemu dan bekerja dengan beberapa fotografer di setiap akhir pekan, membuat portfollio foto Gepy terkumpul meskipun rela tidak dibayar dalam kurun waktu kurang lebih selama 2 tahun. Tahun 2010 menjadi awal yang nekat karena memberanikan diri untuk membuat THEPHOTOWORKS dan mulai ambil job profesional di dunia fotografi. 2 tahun setelahnya, petualangan yang sesungguhnya dimulai. Petualangan sebagai fotografer dan pengusaha mulai berjalan di kota sendiri.

Terhitung sejak saat itu hingga hari ini, banyak sekali kesalahan dan pengalaman yang Gepy himpun. Semua cara sudah dicoba tapi tetap saja kembali ke titik awal. Sampai akhirnya ber-kontemplasi dan merumuskan formula untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa dibilang, Rumah Jengkar adalah perusahaan dari versi terbaik Gepy sebagai pemimpin. Semua pola hidup dipelajari dan selalu sabar dalam berproses dan bertumbuh ke sesuatu yang lebih baik lagi, baik sebagai pemimpin, sebagai suami maupun sebagai bapak.

Owner Profile

Vincentia Puy

Ternyata semua kejadian memang terjadi tepat pada waktunya

Sudah menjadi wanita yang mandiri semenjak lepas sekolah, ternyata kesempatan-kesempatan yang datang membuat Puy bertemu dengan banyak orang dan banyak cerita. Pengalaman 10 tahun sebagai pramugari komersial dan charter tidak pernah terlintas di kepala Puy. Apalagi ketika memutuskan untuk berbelok arah menjadi Makeup Artist sejak tahun 2016.

Debut sebagai tim makeup salah satu perias di Magelang membawa Puy bertemu dengan beberapa perias yang lain. Dan ketika Puy masuk sebagai anggota dan pengurus HARPI Kota Magelang, wawasan Puy tentang dunia rias pengantin dan dunia makeup artist semakin luas. Puy tipikal orang yang tidak berhenti belajar. Setelah Bliss berjalan beberapa tahun, Puy memutuskan untuk belajar tata rias pengantin langsung ke sumbernya. Adalah Pamardi Busana yang semakin meyakinkan Puy untuk selalu menekuni bidang ini. Berbekal ilmu dari Keraton Surakarta, Puy merasa belajar dari sumber yang tepat dan mempunyai tanggung jawab besar untuk melestarikan apa yang Puy pelajari selama di Pamardi Busana.

Eksistensi suaminya di dunia fotografi ternyata juga membawa Puy bertemu dengan orang-orang hebat lainnya. Dari seorang Intan Avantie hingga ke dunia Puteri Indonesia pernah Puy kerjakan. Dari seorang yang bukan siapa-siapa hingga siapa Puy hari ini adalah tentang kebersyukuran. Puy tidak akan pernah lelah untuk bersyukur dan berbagi berkah dengan orang-orang sekitar yang selalu support.

Apa yang Puy capai hari ini bukan karena kehebatan, tapi karena semua sudah ditata sebagaimana mestinya. Dan yang Puy lakukan sejauh ini hanya perlu memantaskan diri untuk menerimanya.